Menikmati kegagalan

“Anda akan gagal”. Tiap kali mengisi materi seputar entrepreneur, hampir selalu saya menutup dengan kalimat ini. Peserta yang awalnya mengantuk, begitu “disumpahin” pakai tulisan “Anda akan gagal” di bold pakai font-size 40, langsung bangun hahaha.

Sebegitu seringnya saya menampilkan slide ini sampai-sampai istri bilang, “Apa tidak ada materi lain?”. Tetapi dari sekian banyak pengalaman, dari sekian banyak materi presentasi, menurut saya slide tersebut adalah yang paling penting.

Sebetulnya tidak perlu bahas jadi entrepreneur, selama kita melakukan sesuatu pasti akan pernah merasakan jatuh dan gagal kok. Ntah salah omong yang membuat malu, salah langkah yang menyebabkan rugi, salah membuat produk dan tidak laku, dan masih banyak contoh yang lain.

Dan itu normal.

Namanya melakukan sesuatu pasti ada resiko untuk gagal. Seberapa kali pun kita “latihan” untuk gagal, tetap saja namanya gagal atau jatuh itu pasti sakit.

Tetapi tidak pernah gagal artinya juga tidak pernah berusaha melakukan sesuatu. Dan tidak melakukan sesuatu artinya sudah memposisikan diri untuk selamanya jatuh. Dan itu lebih sakit.

Ketika praktik terbaik bukan praktik terbaik

Dengan semakin mudahnya orang bisa mengemukakan pendapat di internet (contoh: blog ini), kita digempur dengan berbagai macam ide untuk praktik terbaik (best practice). Ada praktik terbaik pada topik bagaimana cara brain-storming yang baik, bagaimana membuat aplikasi yang bisa diunduh jutaan kali, meningkatkan penjualan, menentukan harga, bahkan ada praktik terbaik untuk memotong bawang.

Bergantung dari siapa yang menulis, tingkat penularan praktik terbaik ini bisa rendah, sedang, atau bahkan sampai punya kultus fanatik. “Kalau kamu tidak mengikuti praktik ini, kamu bodoh dan perusahaanmu akan bangkrut”, anggapnya.

Continue reading

Hello world! (again)

Singkat kata bulan Desember kemarin blog adibt.com, terhapus. Anda tidak salah baca. Website yang sudah ada mulai jaman dinosaurus (meskipun jarang diupdate)…TERHAPUS!.

Dan iya memang untuk seseorang developer yang sudah bertahun-tahun hal ini lumayan…memalukan hahaha.

Sebelum tersangka bernama Adib ini dihakimi berjamaah secara online, ijinkan saya memberikan pembelaan.

Continue reading